Obsession: Hati-Hati dengan Apa yang Kamu Minta, Terutama Soal Cinta

Film · 7 November 2026

Obsession: Hati-Hati dengan Apa yang Kamu Minta, Terutama Soal Cinta

Komedian YouTube bikin film horor soal cinta yang dipaksakan, dan hasilnya jadi salah satu horor paling dibicarakan 2026.

VerdictPremis sederhana yang dieksekusi dengan kejam. Inde Navarrette mencuri semuanya.

Hampir semua orang pernah naksir teman sendiri dan diam-diam berharap ada tombol ajaib yang bisa membuat dia balik suka. Obsession mengambil fantasi remaja itu, memberinya tombol ajaib sungguhan, lalu menunjukkan apa yang terjadi setelah tombolnya ditekan. Spoiler kecil: tidak romantis sama sekali.

Ceritanya tentang Bear, pegawai toko alat musik yang pemalu, diperankan Michael Johnston. Ia sudah lama memendam rasa pada Nikki, sahabat sekaligus rekan kerjanya, diperankan Inde Navarrette. Lewat sebuah benda yang ia beli, Bear mendapat kesempatan membuat satu permintaan. Ia minta Nikki mencintainya. Permintaannya terkabul. Masalahnya, cinta yang dipaksakan ternyata tidak sama dengan cinta. Nikki berubah jadi sosok yang terlalu lekat, terlalu patuh, dan pelan-pelan semakin tidak stabil. Kadang, sosok Nikki yang asli seperti mencoba keluar dari cangkang itu. Di situlah film ini jadi benar-benar mengerikan.

Yang membuat Obsession jadi bahan obrolan adalah sutradaranya. Curry Barker bukan nama dari sekolah film bergengsi. Ia dikenal sebagai komedian sketsa di YouTube, bareng partnernya Cooper Tomlinson yang juga ikut main di sini. Film ini tayang perdana di Toronto International Film Festival pada September 2025, lalu rilis di bioskop pada 15 Mei 2026 lewat Focus Features dengan Blumhouse di jajaran produser. Dan ternyata meledak. Di Letterboxd, film ini mengumpulkan ratusan ribu ulasan dengan rata-rata sekitar 4,2 dari 5, dan sempat duduk di posisi ketiga daftar film terbaik 2026 versi pengguna di sana. Untuk film horor, itu angka yang jarang.

Saya rasa ada dua alasan kenapa film ini kena banget. Pertama, premisnya sangat sederhana dan semua orang langsung paham. Ini kisah monkey's paw klasik, permintaan yang terkabul dengan harga mengerikan, tapi dibungkus dalam situasi yang sangat relatable buat anak muda. Kedua, film ini diam-diam bicara soal hal yang lebih gelap dari sekadar hantu: soal kontrol, soal hubungan yang tidak sehat, soal orang yang mengira mencintai padahal sebenarnya ingin memiliki. Dan film ini tidak berceramah. Horornya dibiarkan bicara sendiri.

Beban terberat ada di pundak Inde Navarrette. Perannya sulit: ia harus terlihat manis, menakutkan, menyedihkan, dan lucu sekaligus. Film ini hanya berhasil kalau penonton percaya ada Nikki yang asli, terkurung di balik Nikki yang patuh.

Risiko premis sesederhana ini jelas: setelah permintaannya terkabul, ke mana lagi ceritanya bisa pergi? Film dengan satu ide kuat selalu diuji di babak akhirnya, dan buat yang sudah sering nonton horor, cerita monkey's paw punya belokan yang gampang ditebak. Kekuatannya ada di tempat lain: rasa tidak nyaman yang terus naik pelan-pelan.

Kabarnya Barker sekarang sedang menggarap proyek-proyek horor berikutnya, termasuk versi baru The Texas Chain Saw Massacre. Kalau Obsession adalah perkenalan, saya penasaran sejauh mana orang ini bisa pergi.

Tonton dengan teman. Lebih baik lagi, tonton dengan orang yang sedang kamu taksir. Lalu lihat apakah kalian masih bisa bertatapan setelahnya.

BagikanWhatsAppX

Baca juga

Dapatkan ringkasan lewat email

Kabar dari ke666elapan

Info merch, restock, dan jadwal Gigs. Paling banyak dua email sebulan.

Bisa berhenti kapan saja. Emailmu hanya dipakai untuk kabar dari Blackandje.

← Blackandzine